Yogyakarta, 30-31 Juli 2026 – Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram (UWM) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Peninjauan dan Perubahan Kurikulum Program Studi Hukum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) bertempat di Forriz Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Hukum UWM dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui penyusunan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu hukum, kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan standar nasional pendidikan tinggi.
FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal, yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan (user), mitra perguruan tinggi, praktisi hukum, serta perwakilan asosiasi profesi. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan mampu memberikan masukan yang komprehensif dalam proses penyempurnaan kurikulum Program Studi Hukum.
Sambutan Dekan Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram yang diwakili oleh Wakil Dekan I Bagus Anwar Hidayatulloh, S.H., M.H., M.Sc. menegaskan bahwa perubahan kurikulum merupakan sebuah kebutuhan yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, dinamika perkembangan hukum, kemajuan teknologi, serta perubahan kebutuhan masyarakat menuntut perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga profesionalisme, integritas, dan kemampuan beradaptasi terhadap tantangan global.
Pelaksanaan FGD menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pengembangan pendidikan tinggi. Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Anom Wahyu Asmorojati, S.H., M.H., Guru Besar Hukum Universitas Ahmad Dahlan, yang membahas pengembangan kurikulum Fakultas Hukum berbasis Outcome-Based Education. Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Dr. Jumadi, S.E., M.M., Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Widya Mataram, mengenai implementasi OBE serta penguatan sistem penjaminan mutu di lingkungan perguruan tinggi.

Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok (Focus Group Discussion) yang melibatkan seluruh peserta. Berbagai masukan dan pandangan disampaikan terkait profil lulusan yang diharapkan, penyempurnaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), relevansi mata kuliah dengan kebutuhan dunia kerja, serta penguatan kompetensi lulusan di bidang hukum yang mampu menjawab tantangan perkembangan hukum nasional maupun internasional.
Pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang menjadi dasar penyusunan kurikulum menitikberatkan pada pencapaian kompetensi lulusan yang terukur, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan. Melalui pendekatan ini, setiap proses pembelajaran dirancang agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan profesional, etika, serta karakter yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila, kebangsaan, dan budaya Indonesia.
Melalui penyelenggaraan FGD ini, Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram menargetkan tersusunnya rekomendasi penyempurnaan kurikulum yang meliputi evaluasi struktur mata kuliah, penyempurnaan profil lulusan, penguatan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), hingga penyusunan Kurikulum Program Studi Hukum Tahun 2026 yang sepenuhnya mengacu pada prinsip Outcome-Based Education.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis Fakultas Hukum UWM dalam mendukung peningkatan mutu akademik dan persiapan akreditasi program studi. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, kurikulum yang dihasilkan diharapkan mampu mencetak lulusan yang unggul, profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan ilmu hukum, serta memiliki daya saing tinggi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dunia industri, maupun institusi penegak hukum di tingkat nasional dan global.



