SURABAYA – Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram (FH UWM) menyelenggarakan kegiatan Praktik Latihan Kemahiran Hukum (PLKH) Tahun 2026 dengan mengawali rangkaian kunjungan akademik di Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Surabaya, pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda PLKH yang berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 dengan tujuan Surabaya dan Bali.
Kegiatan PLKH tahun ini diikuti oleh 78 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram dengan didampingi delapan orang dosen, termasuk jajaran dekanat. Melalui kegiatan tersebut, FH UWM berupaya memberikan pengalaman pembelajaran secara langsung kepada mahasiswa dengan mempertemukan teori hukum yang diperoleh di ruang perkuliahan dengan praktik, dinamika, serta perkembangan hukum di lingkungan masyarakat dan institusi penegak hukum.
Mengawali agenda kunjungan, FH UWM bersama FH UPN Veteran Jawa Timur menyelenggarakan seminar hukum bertema “Eksplorasi Hukum dalam Praktik: Integrasi Hukum Nasional, Hukum Adat, Kearifan Lokal dan Praktik Penegakan Hukum”. Seminar dilaksanakan di Auditorium Fakultas Hukum UPN Veteran Jawa Timur dengan format hybrid, sehingga memungkinkan partisipasi peserta secara langsung maupun daring.
Seminar tersebut menghadirkan dua narasumber dari kalangan akademisi, yakni Dr. Roni Sulistyanto Luhukay, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram, serta Kholilur Rahman, S.H., M.H., dosen Fakultas Hukum UPN Veteran Jawa Timur. Kedua narasumber memberikan perspektif akademis mengenai hubungan antara hukum nasional, hukum adat, kearifan lokal, serta implementasinya dalam praktik penegakan hukum di Indonesia.
Pemilihan tema seminar didasarkan pada pentingnya pemahaman mahasiswa hukum terhadap karakteristik sistem hukum Indonesia yang tidak hanya bertumpu pada peraturan perundang-undangan, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat. Dalam konteks tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami bagaimana berbagai sumber nilai dan norma hukum berinteraksi dalam membentuk praktik hukum yang berkeadilan.
Selain menjadi ruang pengembangan wawasan akademik, seminar ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berdiskusi, menyampaikan pandangan kritis, serta memperluas pemahaman mengenai tantangan penerapan hukum dalam kehidupan nyata. Interaksi antara mahasiswa dan narasumber diharapkan dapat membangun kemampuan analisis hukum yang lebih komprehensif, khususnya dalam melihat persoalan hukum dari berbagai perspektif.
Pelaksanaan seminar secara hybrid juga mencerminkan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan kegiatan akademik serta membuka ruang pertukaran pengetahuan yang lebih luas. Kolaborasi antara FH UWM dan FH UPN Veteran Jawa Timur menjadi salah satu bentuk penguatan hubungan kelembagaan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan hukum.
Melalui rangkaian PLKH Surabaya–Bali 2026, FH UWM berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan konseptual, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih nyata mengenai penerapan ilmu hukum dalam berbagai lingkungan praktik. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembentukan karakter mahasiswa hukum yang kritis, profesional, dan memiliki kepekaan terhadap persoalan keadilan di masyarakat.
Kunjungan akademik ke FH UPN Veteran Jawa Timur menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan PLKH yang selanjutnya akan dilaksanakan di sejumlah instansi di Surabaya dan Bali hingga 25 Oktober 2026. Dengan demikian, kegiatan PLKH diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa FH UWM dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesi hukum.



